Kamu Tipe Pekerja Keras Atau Pekerja Cerdas?

Written by Doqez on April 14, 2020 in Karya Anak Muda with no comments.

Mulai sekarang mari kita ubah pemikiran bahwa untuk menjadi kaya harus bekerja kerasa sehari semalam. Jika orang-orang dengan pendapatan menengah ke bawah cenderung bekerja keras dengan otot dan tenaga. Di belakang mereka, ada orang-orang yang bekerja dengan fikiran. Salah satu milyader dunia Bill Gates pernah berkata, “tidak salah jika kamu lahir miskin. Namun itu akan menjadi salahmu jika meninggal masih dalam keadaan miskin”. Kata-kata ini seolah menegaskan kepada khalayak bahwa setiap orang harus berusaha keras untuk mengubah keadaan hidupnya yang kurang mengenakkan.

Kedua orang tua menjadi inspirasi terbesarnya meraih segudang prestasi. Orang tuanya yang sangat mementingkan pendidikan sempat dibuat sulit oleh pria penggemar olahraga basket ini. Hendra menuturkan bahwa saat SMA prestasinya jelek sehingga tidak bisa mendapatkan beasiswa untuk kuliah di jurusan Teknik Informatika di salah satu perguruan tinggi swasta.

Kerja cerdas adalah kegiatan bekerja yang hanya fokus pada hal-hal penting atau signifikan. Seseorang yang bekerja secara cerdas biasanya memiliki prinsip bagaimana bisa bekerja dengan hasil baik, namun usaha yang dikeluarkan tetap sama. Atau bahkan dengan prinsip hasil yang sama dengan usaha yang lebih ringan. Kerja keras untuk bisnis sukses yang mereka lakukan juga tidak mengkhianati hasil yang saat ini bisa mereka nikmati dengan baik.

Mereka ditempatkan di posisi atas sehingga orang lain mengetahui potensi mereka. Hal tersebut mungkin baik, tetapi juga memiliki efek negatif. Terbukalah dengan konsep – konsep baru dan milikilah keingintahuan mengenai dunia disekitar Anda. Mungkin ada peluang bisnis baru atau peristiwa yang dapat mengubah kehidupan di sekitar Anda.

Semua kerja keras harus dimulai dari niat dan tujuan yang jelas. Tanpa tujuan yang jelas, tidak ada gunanya kita kerja keras. Kerja keras dengan usaha yang tidak habisnya seperti sudah menjadi rumus yang tidak bisa dipisahkan begitu saja. Kalau Anda ingin sukses dari berbisnis, maka kerja keraslah.

Menunjukkan sikap tanggung jawab dengan memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Secara hakikat, rezeki manusia sudah ditentukan dan dijamin oleh Allah. Namun untuk mendapatkan rezeki, manusia tak cukup hanya berpangku tangan. Manusia harus tetap bekerja meskipun hanya Allah yang dapat menentukan kadar rezeki yang diberikan.

“Si Anak Singkong”, begitulah julukan Chairul Tanjung yang dikenal sebagai CEO sekaligus pendiri dari CT Corp ini. Awalnya, Chairul kecil berasal dari keluarga yang berkecukupan. Namun, hidupnya berubah ketika ayahnya kehilangan pekerjaan. Hingga keluarga mereka harus tinggal di losmen sempit yang kumuh. Pada usia 16 tahun, Ed pindah ke London namun tak punya uang untuk menyewa tempat tinggal. Kemudian, ia pindah ke Los Angeles dan bertemu Jamie Foxx yang melihat bakatnya.

Ya, ketika kita bekerja keras, ada tantangan yang menempa kita untuk menjadi orang yang lebih kuat dan nggak gampang ‘menye-menye’. Artinya bekerja untuk dunia dan bekerja untuk akhirat sama-sama harus diberikan totalitas yang sangat besar. Silahkan kita buktikan, siapa orang Islam yang paling kaya di dunia ini?

Dengan berolahraga, tubuh menjadi lebih bertenaga sehingga produktivitas kerja dapat meningkat. Mengingat olahraga itu baik untuk kesehatan, maka mereka rutin melakukannya setiap hari. Kebiasaan ini patut ditiru agar tubuh menjadi lebih kuat saat beraktivitas.

Berusaha keras untuk mendapatkan pekerjaan

Jika kamu merasa terlalu berat, yakinlah semua orang sukses di dunia juga melakukan hal yang sama denganmu. Kamu adalah manusia biasa yang enggak luput dari kesalahan. Tapi biasanya akan lebih sulit untuk memaafkan diri sendiri setelah melakukan kesalahan. Nah, kuncinya, kamu harus menerima kesalahan dan kegagalanmu untuk bisa terus jalan ke depan. Perbaiki kesalahan dan terus berusaha untuk enggak melakukan kesalahan yang sama. Kata-kata kerja keras mungkin selalu Anda temukan kapan saja, di mana saja, dan dalam konteks apa saja.

Comments are closed.